Derita Palestina  

Posted by Jumhurul Umami


Penderitaan berkepanjangan Palestina belum berakhir hingga sekarang. Sebuah negara muslim berdaulat yang nasibnya sangat mengenaskan di akhir penghujung 2008. Masih dalam permasalahan dan faktor yang sama sebagaimana tahun-tahun sebelumnya yaitu "ISRAEL".
Dalam Al-Qur'an disebutkan "wa lan tardha anka al-Yahud wa la an-nashara hatta tattabi'a Millatahum" dan tidaklah mereka (yahudi dan nasrani) rela denganmu hingga kalian mengikuti apa yang mereka (yahudi dan nasrani) percayai (agama mereka). Dalam ayat diatas terlihat jelas bagaimana yahudi akan memperlakukan seorang muslim, mereka akan terus menerus menekan,menginjak, membunuh, dan lain sebagainya agar mereka (orang-orang muslim) mengikuti apa yang mereka percayai. Begitulah gambaran singkat prilaku orang-orang yahudi.
Kini derita Rakyat Palestina semakin menjadi,banyak rakyat yang kelilangan tempat tinggalnya karena gempuran tank-tank Israel, kehilangan anaknya karena terkena peluru-peluru tentara Israel. Sudah tidak berlaku lagi hati nurani di sana, karena yang ada hanyalah hukum rimba "siapa yang kuat,dia yang menang".
Seluruh saudara muslim yang ada di Timur Tengah juga hanya bisa termangu melihat saudaranya ditindas,tidak ada yang berusaha menyatukan suara dan tindakan yang kongkrit untuk membantu saudara mereka yang teraniaya. Kedaulatan negara Palestina telah diinjak-injak oleh kaum pendatang/pengungsi yang dibesarkan oleh kekuasaan Amerika.
Apabila Indonesia dapat merdeka dengan bersatu dan berbekal bambu runcing, mengapa negara-negara timur tengah tidak berusaha bersatu dan berbekal kekayaan minyak untuk meruntuhkan kekuasaan dan kecongkaan negara-negara Zionis. Sungguh sangat ironi melihat negara-negara kaya yang tidak punya nyali.
Wahai saudara-saudaraku yang seiman dan seperjuangan,rentangkanlah tanganmu dan peganglah erat tangan saudaramu,berbekal doa dan mengharap pertolongan dari yang MAHA KUASA (ALLAH).

This entry was posted on Saturday, January 10, 2009 at 10:18 PM . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 comments

Post a Comment